Kebun Renungan

Kebun Renungan
Pola hidup dan pola pikir kita sekarang, akan sangat menentukan keadaan kita di masa datang. Harta, keangkuhan, keegoisan dan kesombongan, bila tak pandai mengelolanya hanya akan semakin merendahkan diri kita sendiri , Mari kita memanfaatkan waktu seefisien mungkin untuk kebaikan, jangan sampai kita menyadarinya di batas kemampuan. Sebuah renungan dari seorang sahaba. (Baca)

Sejarah Mekah

Sejarah Mekah
Ka'bah, Masjidil Haram, Mekkah Al-Mukarromah

Ngobrol sama Ustadz Kampung

Ngobrol sama Ustadz Kampung
SHALAT KHUSYU, adalah suatu keadan yang setiap kita mendambakannya. Bisakah kita shalat khusyu? Ataukah hanya milik para Nabi atau 'alim ulama saja? Bagaimana caranya? Mungkin catatan ini bisa dijadikan bahan renungan. (Baca)

Buku Tamu

Belajar Menikmati Hidup

Terkadang kita dihadapkan pada perasaan, kesel, jengkel, rasa ga suka, benci, dendam dan segaala yang membuat hati dan pikiran jadi capek, kita ingin lepas dari perasaan itu, tapi sulit rasanya. Bagaimana kita bisa menikmati hidup jika perasaan itu masih ada ? ...Read more...

Sahabat Setia

Selamat datang di Rumah Sahaja, terimakasih atas kunjungan silaturahimnya

Posisi Tempat Penyemayaman Nabi SAW, Abu Bakar al-Siddiq ra, dan Umar ibn Khattab ra. (Sejarah Masjid Nabawi)

Jumat, 08 Maret 2013


Para ulama berbeda pendapat dalam menerangkan posisi sebenarnya, pendapat yang kuat menyatakan bahwa makam Rasulullah SAW di sisi kiblat paling depan, kemudian Abu Bakar ra. di belakangnya (kepala beliau sejajar dengan pundak Rasulullah SAW) kemudian Umar ibn Khattab ra. (kepalanya sejajar dengan pundak Abu Bakar ) Beginilah menurut riwayat Nafi ibn Abi Na’im.

Perlu disinggung di sini, bahwa para sahabat tidak mengapuri makam mereka, dan tidak membangunnya dengan batu bata dari luar. Dan hingga sekarang keadaannya masih tetap seperti itu. Sebuah riwayat dari Ibn Sa’ad dari Qasim ibn Muhammad, ia berkata, “Sewaktu aku kecil, aku melihat kuburan itu, yang aku saksikan hanyalah kerikil merah"


Abu Bakar al-Ajuri menyatakan bahwa Ghunaim ibn Bustom al-Madani melihat kuburan itu setinggi empat jari, yaitu di masa pembangunan oleh Umar ibn Abd al- Aziz. Al-Samhudi menyebut bahwa bentuk  makam itu hanyalah tanah rata, di tengahnya agak meninggi sedikit sekali, sepertinya adalah kuburan Umar ibn Khattab ra..

keterangan  gambar : pagar sekeliling makam Rasulullah SAW



Sumber : Buku Sejarah Masjid Nabawi, Dr. Muhammad Ilyas Abdul Ghani, Penerbit Al-Rasheed Printer

0 komentar:

Poskan Komentar


TEH PANAS ternyata dapat memicu 'Kanker Kerongkongan'. Apakah anda salah satu penikmat teh panas? Catatan ini perlu untuk di simak. (Baca)

Ngobrol sama Ustadz Kampung

Cerita Keluarga Sahaja

Entri Populer