Kebun Renungan

Kebun Renungan
Pola hidup dan pola pikir kita sekarang, akan sangat menentukan keadaan kita di masa datang. Harta, keangkuhan, keegoisan dan kesombongan, bila tak pandai mengelolanya hanya akan semakin merendahkan diri kita sendiri , Mari kita memanfaatkan waktu seefisien mungkin untuk kebaikan, jangan sampai kita menyadarinya di batas kemampuan. Sebuah renungan dari seorang sahaba. (Baca)

Sejarah Mekah

Sejarah Mekah
Ka'bah, Masjidil Haram, Mekkah Al-Mukarromah

Ngobrol sama Ustadz Kampung

Ngobrol sama Ustadz Kampung
SHALAT KHUSYU, adalah suatu keadan yang setiap kita mendambakannya. Bisakah kita shalat khusyu? Ataukah hanya milik para Nabi atau 'alim ulama saja? Bagaimana caranya? Mungkin catatan ini bisa dijadikan bahan renungan. (Baca)

Buku Tamu

Belajar Menikmati Hidup

Terkadang kita dihadapkan pada perasaan, kesel, jengkel, rasa ga suka, benci, dendam dan segaala yang membuat hati dan pikiran jadi capek, kita ingin lepas dari perasaan itu, tapi sulit rasanya. Bagaimana kita bisa menikmati hidup jika perasaan itu masih ada ? ...Read more...

Sahabat Setia

Selamat datang di Rumah Sahaja, terimakasih atas kunjungan silaturahimnya

Mihrab Utsmani dan Mihrab Tahajjud (Sejarah Masjid Nabawi)

Kamis, 12 Juli 2012


Mihrab Utsmani.

Mihrab ini adalah tempat Utsman ra. mengimami kaum muslimin dalam shalat lima waktu, setelah dilakukan perluasan masjid pada masanya. Mihrab ini sesungguhnya hanya sebuah tempat berpagar dari batu bata. Beliau melakukan shalat di sini karena kekhawatiran dan sikap antisipatif dari kemungkinan terjadinya niat jahat seseorang, seperti yang menimpa Umar ra.
Adalah Umar bin Abd al-Aziz yang membuat mihrab ini berbentuk cekung pada tembok kiblat, tahun 91 H/710 M. Dikenal dengan Musholla Utsman , karena posisinya berada di tempat shalatnya beliau ra.


Mihrab Tahajjud.

Di sebelah Utara al-Maqshuroh (makam Rasul) dari luar ada sebuah mihrab yang dikenal dengan Mihrab Tahajjud, adalah tempat shalat Rasulullah SAW diwaktu malam (shalat tahajjud), sebagaimana diriwayatkan oleh Isa bin Abdillah dari bapaknya, dia berkata, “Adalah Rasulullah SAW setiap malam menggelar tikar di belakang rumah Ali, Jika manusia sudah merasa cukup (pulang), beliau shalat malam, ada orang yang melihatnya dan ikut shalat, kemudian ada orang lain lagi yang mengikutinya sampai banyak, kemudian Rasulullah SAW melihat mereka dan meminta agar tikarnya digulung, beliau masuk rumah, esok harinya orang-orang mendatangi beliau dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, (semalam) kami melihatmu shalat, kemudian kami mengikutinya’, beliau bersabda, ‘Aku khawatir akan diwajibkan untuk kalian, sehingga kalian nanti tidak mampu melaksanakannya’.

Ibn al-Najjar mengatakan, “Tiang ini berada di belakang rumah Fatimah r.a, di situ ada sebuah mihrab, kalau seseorang menghadap kepadanya, maka sebelah kirinya adalah pintu Utsman r.a.
Ini sebagai bukti bahwa mihrab ini sudah ada dimasa Ibn al-Najjar, yang wafat tahun 643 H/1245 M. Sementara al-Sakhowi menyebut mihrab ini termasuk salah satu tiang, yang kemudian dibuatkan mihrab padanya.


Sumber : Sejarah Masjid Nabawi, Dr. Muhammad Ilyas Abdul Ghani, Penerbit Al-Rasheed Printer

0 komentar:

Poskan Komentar


TEH PANAS ternyata dapat memicu 'Kanker Kerongkongan'. Apakah anda salah satu penikmat teh panas? Catatan ini perlu untuk di simak. (Baca)

Ngobrol sama Ustadz Kampung

Cerita Keluarga Sahaja

Entri Populer