Kebun Renungan

Kebun Renungan
Pola hidup dan pola pikir kita sekarang, akan sangat menentukan keadaan kita di masa datang. Harta, keangkuhan, keegoisan dan kesombongan, bila tak pandai mengelolanya hanya akan semakin merendahkan diri kita sendiri , Mari kita memanfaatkan waktu seefisien mungkin untuk kebaikan, jangan sampai kita menyadarinya di batas kemampuan. Sebuah renungan dari seorang sahaba. (Baca)

Sejarah Mekah

Sejarah Mekah
Ka'bah, Masjidil Haram, Mekkah Al-Mukarromah

Ngobrol sama Ustadz Kampung

Ngobrol sama Ustadz Kampung
SHALAT KHUSYU, adalah suatu keadan yang setiap kita mendambakannya. Bisakah kita shalat khusyu? Ataukah hanya milik para Nabi atau 'alim ulama saja? Bagaimana caranya? Mungkin catatan ini bisa dijadikan bahan renungan. (Baca)

Buku Tamu

Belajar Menikmati Hidup

Terkadang kita dihadapkan pada perasaan, kesel, jengkel, rasa ga suka, benci, dendam dan segaala yang membuat hati dan pikiran jadi capek, kita ingin lepas dari perasaan itu, tapi sulit rasanya. Bagaimana kita bisa menikmati hidup jika perasaan itu masih ada ? ...Read more...

Sahabat Setia

Selamat datang di Rumah Sahaja, terimakasih atas kunjungan silaturahimnya

Miqat-miqat Ihram (Sejarah Mekah)

Kamis, 09 Juli 2009


Sesungguhnya Nabi Muhammad SAW. telah mendapatkan Dzul Hulaifah sebagai miqat penduduk Madinah. Sedangkan untuk penduduk Syam (Syiria) di Juhfah ; penduduk Najd di Qarn al-Manazil ; penduduk Yaman di Yalamlam. Itulah tempat-tempat miqat bagi mereka dan bagi siapa saja yang meleqatinya untuk haji maupun umroh. Sedangkan selain dari itu, maka ihramnya ialah dari tempat tinggalnya, hingga penduduk Mekah pun ihramnya ialah dari Mekah itu sendiri.”


Dalam hadits lain diriwayatkan oleh Muslim disebutkan bahwa penduduk Iraq miqatnya dari Dzat ‘Iraq.


Berikut table perkiraan jarak dari Mekah ke tempat-tempat Miqat :

- Qarn al-Manazil : 80 km

- Dzat ‘Iraq : 90 km
- Yalamlam : 130 km
- Juhfah : 187 km
- Dzul Hulaifah : 410 km

DZUL HULAIFAH (Bir Ali)

Disebut juga “Abyar ‘Ali (Bir Ali), yaitu miqatnya penduduk Madinah dan siapa saja yang melewati arahnya. Terletak sebelah utara Mekah sekitar 410 km, dan kurang lebih 10 km dari Masjid Nabawi. Di sana terdapat masjid yang dinamakan dengan “Masjid Dzul Hulaifah” atau Masjid Miqat” atau “Masjid Syajarah” (Masjid Pohon)

Diriwayatkan dalam sebuah Hadits bahwa Rasulullah SAW. Jika hendak pergi ke Mekah (dari Madinah), beliau menyempatkan shalat di Masjid Syajarah. Masjid tersebut mengalami Renovasi pada masa Raja Fahd. Menelan biaya kurang lebih RS 200 juta, dengan luas keseluruhan mencapai 90.000 meter persegi dan daya tampungnya sekitar 5000 jamaah. Tinggi menara 64 m dan kubahnya 28 meter persegi.

Sumber : Sejarah Mekah, Dr. Muhammad Ilyas Abdul Ghani, Penerbit Al-Rasheed Printer

0 komentar:

Poskan Komentar


TEH PANAS ternyata dapat memicu 'Kanker Kerongkongan'. Apakah anda salah satu penikmat teh panas? Catatan ini perlu untuk di simak. (Baca)

Ngobrol sama Ustadz Kampung

Cerita Keluarga Sahaja

Entri Populer