Kebun Renungan

Kebun Renungan
Pola hidup dan pola pikir kita sekarang, akan sangat menentukan keadaan kita di masa datang. Harta, keangkuhan, keegoisan dan kesombongan, bila tak pandai mengelolanya hanya akan semakin merendahkan diri kita sendiri , Mari kita memanfaatkan waktu seefisien mungkin untuk kebaikan, jangan sampai kita menyadarinya di batas kemampuan. Sebuah renungan dari seorang sahaba. (Baca)

Sejarah Mekah

Sejarah Mekah
Ka'bah, Masjidil Haram, Mekkah Al-Mukarromah

Ngobrol sama Ustadz Kampung

Ngobrol sama Ustadz Kampung
SHALAT KHUSYU, adalah suatu keadan yang setiap kita mendambakannya. Bisakah kita shalat khusyu? Ataukah hanya milik para Nabi atau 'alim ulama saja? Bagaimana caranya? Mungkin catatan ini bisa dijadikan bahan renungan. (Baca)

Buku Tamu

Belajar Menikmati Hidup

Terkadang kita dihadapkan pada perasaan, kesel, jengkel, rasa ga suka, benci, dendam dan segaala yang membuat hati dan pikiran jadi capek, kita ingin lepas dari perasaan itu, tapi sulit rasanya. Bagaimana kita bisa menikmati hidup jika perasaan itu masih ada ? ...Read more...

Sahabat Setia

Selamat datang di Rumah Sahaja, terimakasih atas kunjungan silaturahimnya

Rumah Siti Khadijah ra (Istri Nabi Saw) (Sejarah Mekah)

Sabtu, 12 Mei 2012

Terletak di belakang Abu Sufyan. Inilah rumah dimana Nabi Saw. tinggal bersama istrinya, Khadijah ra. Di sanalah tempat kelahiran putrid-putri Nabi Saw, tempat wafatnya Khadijah ra serta tempat turunnya wahyu secara berulang-ulang. Rasulullah Saw tinggal disana hingga kaum Quraisy memblokade untuk membunuhnya. Maka turunlah wahyu dan mu’jizat dari Allah Swt yaitu keberhasilan Nabi keluar rumah karena debu bertaburan menutupi kepala orang-orang Quraisy sehingga tidak melihat kepergian Nabi Saw.
(“Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding (pula), dan kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat”) (Qs. Yasin/36:9)


Sementara itu, Ali ra. lah orang yang tidur di ranjang Rasulullah Saw menggantikan beliau yang berhijrah ke Madinah dengan ditemani Abu Bakar ra. Berkenaan dengan peristiwa ini, Allah Swt mengatakan dalam al-Qur’an, (“Dan (ingatlah) ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu, atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik Pembalas tipu daya) (Qs. Al-Anfal/8:30)


Kemudian setelah dibeli olah Muawiyah, ia menjadikannya sebagai masjid dan memugarnya kembali dengan bangunan baru, serta dibuatkan pintu tembus ke rumah Abu Sufyan. Bangunan tersebut mengalami perbaikan terus menerus, dan pada tahun 1379 H bangunan tersebut diubah menjadi bangunan madrasah untuk putri atas sponsor dana dari Abbas al-Qatthan. Hingga akhirnya dipugar kembali dalam rangka perluasan Masjidil Haram pada tahun 1385 H.

Sumber : Sejarah Mekah, Dr. Muhammad Ilyas Abdul Ghani, Penerbit Al-Rasheed Printer

0 komentar:

Poskan Komentar


TEH PANAS ternyata dapat memicu 'Kanker Kerongkongan'. Apakah anda salah satu penikmat teh panas? Catatan ini perlu untuk di simak. (Baca)

Ngobrol sama Ustadz Kampung

Cerita Keluarga Sahaja

Entri Populer