Kebun Renungan

Kebun Renungan
Pola hidup dan pola pikir kita sekarang, akan sangat menentukan keadaan kita di masa datang. Harta, keangkuhan, keegoisan dan kesombongan, bila tak pandai mengelolanya hanya akan semakin merendahkan diri kita sendiri , Mari kita memanfaatkan waktu seefisien mungkin untuk kebaikan, jangan sampai kita menyadarinya di batas kemampuan. Sebuah renungan dari seorang sahaba. (Baca)

Sejarah Mekah

Sejarah Mekah
Ka'bah, Masjidil Haram, Mekkah Al-Mukarromah

Ngobrol sama Ustadz Kampung

Ngobrol sama Ustadz Kampung
SHALAT KHUSYU, adalah suatu keadan yang setiap kita mendambakannya. Bisakah kita shalat khusyu? Ataukah hanya milik para Nabi atau 'alim ulama saja? Bagaimana caranya? Mungkin catatan ini bisa dijadikan bahan renungan. (Baca)

Buku Tamu

Belajar Menikmati Hidup

Terkadang kita dihadapkan pada perasaan, kesel, jengkel, rasa ga suka, benci, dendam dan segaala yang membuat hati dan pikiran jadi capek, kita ingin lepas dari perasaan itu, tapi sulit rasanya. Bagaimana kita bisa menikmati hidup jika perasaan itu masih ada ? ...Read more...

Sahabat Setia

Selamat datang di Rumah Sahaja, terimakasih atas kunjungan silaturahimnya

Lembah Muhassir (Sejarah Mekah)

Kamis, 01 Desember 2011

Muhassir” diambilkan dari kata “Hasr” yang berarti lemah. Menurut Ibnu Qayyim, dinamakan dengan lembah Muhassir karena gajah itu (tentara gajah Raja Abrahah) tiba-tiba lemas, dan tidak mampu lagi melakukan perjalanan.

Dikatakan pula bahwa disitulah tempat dimana Allah SWT. membinasakan pasukan gajah dan bala tentara ( yang ingin menyerang Ka’bah). Oleh karena itu, dalam haji disunahkan untuk mempercepat jalan atau kendaraan ketika melewati lembah tersebut dalam perjalanan pulang dari Muzdalifah ke Mina, sebagaimana diriwayatkan oleh Jabir ra. bahwa Nabi SAW. ketika sampai di lembah Muhassirbeliau mempercepat sedikit lajunya.

Ibnu Qayyim juga meriwayatkan hal serupa, yaitu bahwasanya Nabi SAW. ketika melewati lembah Muhassir, beliau menggerakkan onta betinanya dan mempercepat lajunya. Inilah kebiasaan beliau ketika melewati tempat-tempat dimana Allah menurunkan adzab dan murkanya atas musuh-musuh-Nya.
Dan disanalah (Muhassir) tentara dan pasukan gajah ditimpa adzab oleh Allah, sebagaimana diceritakan-Nya sendiri.

Batas-batas lembah Muhassir yang terletak antara Muzdalifah dan Mina ini ditandai dengan rambu-rambu bertuliskan “Wadi Muhassir” (Lembah Muhassir) . Ia termasuk ke dalam wilayah tanah suci, tetapi tidak merupakan masy’ar (tempat ibadah yang dianjurkan dalam manasik haji).

Sumber : Sejarah Mekah, Dr. Muhammad Ilyas Abdul Ghani, Penerbit Al-Rasheed Printer

0 komentar:

Poskan Komentar


TEH PANAS ternyata dapat memicu 'Kanker Kerongkongan'. Apakah anda salah satu penikmat teh panas? Catatan ini perlu untuk di simak. (Baca)

Ngobrol sama Ustadz Kampung

Cerita Keluarga Sahaja

Entri Populer