Kebun Renungan

Kebun Renungan
Pola hidup dan pola pikir kita sekarang, akan sangat menentukan keadaan kita di masa datang. Harta, keangkuhan, keegoisan dan kesombongan, bila tak pandai mengelolanya hanya akan semakin merendahkan diri kita sendiri , Mari kita memanfaatkan waktu seefisien mungkin untuk kebaikan, jangan sampai kita menyadarinya di batas kemampuan. Sebuah renungan dari seorang sahaba. (Baca)

Sejarah Mekah

Sejarah Mekah
Ka'bah, Masjidil Haram, Mekkah Al-Mukarromah

Ngobrol sama Ustadz Kampung

Ngobrol sama Ustadz Kampung
SHALAT KHUSYU, adalah suatu keadan yang setiap kita mendambakannya. Bisakah kita shalat khusyu? Ataukah hanya milik para Nabi atau 'alim ulama saja? Bagaimana caranya? Mungkin catatan ini bisa dijadikan bahan renungan. (Baca)

Buku Tamu

Belajar Menikmati Hidup

Terkadang kita dihadapkan pada perasaan, kesel, jengkel, rasa ga suka, benci, dendam dan segaala yang membuat hati dan pikiran jadi capek, kita ingin lepas dari perasaan itu, tapi sulit rasanya. Bagaimana kita bisa menikmati hidup jika perasaan itu masih ada ? ...Read more...

Sahabat Setia

Selamat datang di Rumah Sahaja, terimakasih atas kunjungan silaturahimnya

Pondasi Ka'bah (Sejarah Mekah)

Sabtu, 27 Juni 2009


Setelah beribu-ribu tahun, kita baru membuktikan bahwa ternyata pondasi Ka’bah, sejak pertama kali dibangun hingga Ibrahim dan Ismail membangunnya kembali di atasnya, adalah luar biasa kuat.
(ket.gambar : Pondasi Ka'bah tahun 852 H)

“Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan dasar-dasar (pondasi) Rumah itu (Ka’bah) beserta Ismail (seraya berdo’a) : “Ya Tuhan kami terimalah amalan kami, sesungguhnya Engkaulah Yang maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. Qs. Al_Baqarah 2:127. Diatas pondasi itulah Ka’bah dibangun dan direnovasi berkali-kali hingga sekarang.

Mengomentari hal ini, Yazid ibn Marwan berkata; “Aku menyaksikan Ibnu Zubair ketika ia menghancurkan dan membangun kembali. Ia memasukan ke pondasi itu batu-batu, dan aku melihat pondasi peninggalan Ibrahim
layaknya punggung-punggung unta”.


Dari sini dapat disimpulkan bahwa Ibnu Zubair ra. Membangunnya kembali diatas pondasi lama. Kemudian pada tahun 1417 H, pondasi tersebut dibongkar kembali, dan ternyata ada pada kedalaman kira-kira1,40 m. Maka terbuktilah bahwa batu-batu pondasi peninggalan Ibrahis tersebut sangat kuat melekat erat tanpa bahan perekat apapun, dan bentuknya seperti punggung-punggung unta.

Hingga saat ini, sejak Ibrahim as., pondasi Ka’bah tersebut telah berumur lebih dari 5000 th. Namun sepanjang waktu tersebut ia tetap tahan walaupun diterpa oleh perubahan-perubahan cuaca dan banjir. Oleh karenanya, kesimpulan yang dapat ditarik ialah bahwa pondasi tersebut sengaja disediakan untuk bangunan Ka’bah yang Mulia hingga Allah mengambil kembali bumi dan segala isinya. Jadi, pondasi Ka’bah tersebut dengan demikian merupakan suatu mu’jizat abadi dari Allah Swt untuk kejayaan agama-Nya sepanjang masa.

Sumber : Sejarah Mekah, Dr. Muhammad Ilyas Abdul Ghani, Penerbit Al-Rasheed Printer

0 komentar:

Poskan Komentar


TEH PANAS ternyata dapat memicu 'Kanker Kerongkongan'. Apakah anda salah satu penikmat teh panas? Catatan ini perlu untuk di simak. (Baca)

Ngobrol sama Ustadz Kampung

Cerita Keluarga Sahaja

Entri Populer