Kebun Renungan

Kebun Renungan
Pola hidup dan pola pikir kita sekarang, akan sangat menentukan keadaan kita di masa datang. Harta, keangkuhan, keegoisan dan kesombongan, bila tak pandai mengelolanya hanya akan semakin merendahkan diri kita sendiri , Mari kita memanfaatkan waktu seefisien mungkin untuk kebaikan, jangan sampai kita menyadarinya di batas kemampuan. Sebuah renungan dari seorang sahaba. (Baca)

Sejarah Mekah

Sejarah Mekah
Ka'bah, Masjidil Haram, Mekkah Al-Mukarromah

Ngobrol sama Ustadz Kampung

Ngobrol sama Ustadz Kampung
SHALAT KHUSYU, adalah suatu keadan yang setiap kita mendambakannya. Bisakah kita shalat khusyu? Ataukah hanya milik para Nabi atau 'alim ulama saja? Bagaimana caranya? Mungkin catatan ini bisa dijadikan bahan renungan. (Baca)

Buku Tamu

Belajar Menikmati Hidup

Terkadang kita dihadapkan pada perasaan, kesel, jengkel, rasa ga suka, benci, dendam dan segaala yang membuat hati dan pikiran jadi capek, kita ingin lepas dari perasaan itu, tapi sulit rasanya. Bagaimana kita bisa menikmati hidup jika perasaan itu masih ada ? ...Read more...

Sahabat Setia

Selamat datang di Rumah Sahaja, terimakasih atas kunjungan silaturahimnya

Didalam Ka'bah Sejarah Mekah)

Sabtu, 13 Juni 2009

Bangunan Ka’bah mempunyai tiga tiang utama penyangga atap yang terbuat dari kayu yang berdiameter 44 cm, dengan jarak antar tiang : 2,35 m. Dari arah lurus pintu masuk terdapat Mihrab (tempat shalat), mungkin ia dibangun karena disitulah Nabi SAW. pernah melaksanakan shalat di dalam Ka’bah.
Dari Ibnu Umar ra. Diriwayatkan bahwa Nabi Saw. jika telah berada di dalam Ka’bah, beliau berjalan terus (dengan muka menghadap dinding), sehingga pintu Ka’bah berada di belakang punggungnya, sampai jarak antara beliau dengan dinding Ka’bah di depannya sekitar 3 hasta, lalu beliau shalat di situ, seperti dikabarkan oleh Bilal, yaitu tempat dimana Nabi Saw. shalat di situ


Oleh karenanya, tidak ada larangan bagi siapa saja shalat di bagian manapun di dalam Ka’bah.Di sebelah dalam Ka’bah terdapat tangga menuju kea tap. Tangga tersebut mempunyai pintu (dan kuncinya) yang dikenal dengan “Pintu Taubat” (bab Al-Taubah), diselimuti oleh Kiswah (tirai), dan dinding-dinding di dalamnya dilapisi batu-batu pualam dari marmer berwarna yang di pahat dengan kaligrafi indah.. Atap Ka’bah serta sisi-sisi dindingnya juga ditutupi dengan kiswah dari sutra warna hijau, yang dihiasi kaligrafi bertuliskan “La ilaha illalah, Muhammad rasulullah”, kemudian surat Alu Imron 96, Al-Baqarah 144, disambung dengan kalimat-kalimat :”Ya Hannan”, “Ya Mannan”, serta “YA Dza Al Jalal wa al ikram.”. Tinggi kiswah tersebut 7,50 m dan diganti antara 3-5 tahun sekali, karena letaknya did ala Ka’bah hingga relative , dari sinar Matahari. Kiswah pertama untuk bagian dalam Ka’bah hujan, debu dan.lain sebelumnya.
Di dalamnya. Kiswah pertama untuk bagian dalam Ka’bah sibuat oleh pabric kiswah di Mekah di buat oleh pada tahun 1403 (H. P. Di dalam Ka’bah juga terdat kotak besar yang digunakan, untuk menyimpan Barang-barang terhadap milik Ka’bah.

Sumber : Sejarah Mekah, Dr. Muhammad Ilyas Abdul Ghani, Penerbit Al-Rasheed Printer

0 komentar:

Poskan Komentar


TEH PANAS ternyata dapat memicu 'Kanker Kerongkongan'. Apakah anda salah satu penikmat teh panas? Catatan ini perlu untuk di simak. (Baca)

Ngobrol sama Ustadz Kampung

Cerita Keluarga Sahaja

Entri Populer