Kebun Renungan

Kebun Renungan
Pola hidup dan pola pikir kita sekarang, akan sangat menentukan keadaan kita di masa datang. Harta, keangkuhan, keegoisan dan kesombongan, bila tak pandai mengelolanya hanya akan semakin merendahkan diri kita sendiri , Mari kita memanfaatkan waktu seefisien mungkin untuk kebaikan, jangan sampai kita menyadarinya di batas kemampuan. Sebuah renungan dari seorang sahaba. (Baca)

Sejarah Mekah

Sejarah Mekah
Ka'bah, Masjidil Haram, Mekkah Al-Mukarromah

Ngobrol sama Ustadz Kampung

Ngobrol sama Ustadz Kampung
SHALAT KHUSYU, adalah suatu keadan yang setiap kita mendambakannya. Bisakah kita shalat khusyu? Ataukah hanya milik para Nabi atau 'alim ulama saja? Bagaimana caranya? Mungkin catatan ini bisa dijadikan bahan renungan. (Baca)

Buku Tamu

Belajar Menikmati Hidup

Terkadang kita dihadapkan pada perasaan, kesel, jengkel, rasa ga suka, benci, dendam dan segaala yang membuat hati dan pikiran jadi capek, kita ingin lepas dari perasaan itu, tapi sulit rasanya. Bagaimana kita bisa menikmati hidup jika perasaan itu masih ada ? ...Read more...

Sahabat Setia

Selamat datang di Rumah Sahaja, terimakasih atas kunjungan silaturahimnya

Multazam (Sejarah Mekah)

Jumat, 13 November 2009


Multazam terletak antara Hajar Aswad dan Pintu Ka’bah, jaraknya sekitar 2 m. Ditambahkan oleh Ibn Abbas bahwa Multazam ialah antara Rukun (Hajar Aswad) dan pintu (Ka’bah). Demikian pula penjelasan Mujahid, yaitu “bahwa antara rukun (hajar) dan pintu (Ka’bah) ialah Multazam.
(ket.gambar: Multazam)


Multazam ialah tempat dikabulkannya do’a, dan disitudi sunnahkan untuk berdo’a sambil menempelkan pipi, dada, lengan dan kedua telapak tangan, sebagaimana dikisahkan pula bahwa Abdullah bin Amru ra setelah thawaf lalu shalat dan mencium Hajar Aswad, kemudian berdiri diantara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah, menempelkan dada, kedua tangan dan pipinya, sambil berkata, “Seperti inilah aku melihat Rasulullah Saw melakukannya.”

Dalam hal ini Abu Zubair pun mengatakan serupa bahwa, “saya melihat Abdullah Ibn Umar, Ibnu Abbas dan Abdullah Ibn Zubair ra. Melakukannya.”
Sedangkan menurut Ibn Abbas ra. Mengatakan bahwa seseorang tidak berdiri dan berdo’a kepada Allah Swt. diantara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah, melainkan ia telah menyukai sebagian dari apa yang menjadi kebutuhannya.

Sumber : Sejarah Mekah, Dr. Muhammad Ilyas Abdul Ghani, Penerbit Al-Rasheed Printer

0 komentar:

Poskan Komentar


TEH PANAS ternyata dapat memicu 'Kanker Kerongkongan'. Apakah anda salah satu penikmat teh panas? Catatan ini perlu untuk di simak. (Baca)

Ngobrol sama Ustadz Kampung

Cerita Keluarga Sahaja

Entri Populer